Roger Federer membuktikan kapasitasnya sebagai salah satu petenis tangguh dunia dengan melenggang ke final Rogers Cup. Tiket itu digenggam usai menundukkan Novak Djokovic 6-1, 3-6, 7-5 di babak semifinal. Kemenangan ini juga membawa FedEx merebut posisi Djokovic sebagai petenis nomor dua dunia.
Setelah peceklik gelar selama hampir tujuh bulan, Federer akhirnya memiliki peluang untuk mengakhiri turnamen dengan trofi juara. Mantan petenis nomor satu dunia tampil cukup mengesankan saat berhadapan dengan unggulan kedua asal Serbia, Djokovic.
Ditempatkan sebagai unggulan tiga untuk pertama kalinya sejak 2003 lalu, Federer tampil gemilang di lapangan utama Toronto, Minggu (15/8/2010) pagi WIB. Di set pertama, petenis terbaik Swiss ini tak memberikan kesempatan Djokovic mengembangkan permainan hingga akhirnya menang telak 6-1.
Namun, kegemilangan FedEx tak berlanjut di set kedua. Djokovic yang tak ingin kehilangan kesempatan mempertahankan peringkatnya (nomor dua dunia) bangkit dan balik mendikte permainan Federer. Setelah sempat bertarung ketat di awal, Djokovic akhirnya mampu merebut set kedua 6-3 dan memaksakan set ketiga untuk menentukan pemenang.
Pada set penentuan, Federer berhasil melakukan break untuk memimpin 3-1 dan menambahnya menjadi 4-1 pada game selanjutnya. Namun, tertinggal jauh ternyata tak membuat nyali Djokovic ciut. Juara Australia Open 2008 ini justru mampu kembali bangkit dan mengejar ketertinggalan hingga memasuki poin 4-4.
Namun, perjuangan keras Djokovic akhirnya harus sia-sia. Permainan sabar Federer yang menunggunya melakukan kesalahan ternyata jitu. Sebuah forehand yang menyangkut di net memaksa Djokovic angkat koper dari Toronto Masters.
“Malam ini (pagi WIB-red), saya main dengan seluruh kekuatan yang saya miliki. Saya bermain fantastis di set pertama, tapi di set kedua Novak mampu meningkatkan permainannya dan membuat jalannya pertandingan sangat kompetitif. Jadi, saya sangat bahagia bisa lolos ke final,” tutur FedEx usai laga seperti dikutip Eurosport, Minggu (15/8/2010).
Di babak final nanti, Federer yang mulai Senin besok akan resmi menempati peringkat dua dunia (menggeser Djokovic) akan menantang juara bertahan Andy Murray di babak final. Murray sendiri menggenggam tiket final usai menggulung petenis nomor satu dunia Rafael Nadal.
Setelah peceklik gelar selama hampir tujuh bulan, Federer akhirnya memiliki peluang untuk mengakhiri turnamen dengan trofi juara. Mantan petenis nomor satu dunia tampil cukup mengesankan saat berhadapan dengan unggulan kedua asal Serbia, Djokovic.
Ditempatkan sebagai unggulan tiga untuk pertama kalinya sejak 2003 lalu, Federer tampil gemilang di lapangan utama Toronto, Minggu (15/8/2010) pagi WIB. Di set pertama, petenis terbaik Swiss ini tak memberikan kesempatan Djokovic mengembangkan permainan hingga akhirnya menang telak 6-1.
Namun, kegemilangan FedEx tak berlanjut di set kedua. Djokovic yang tak ingin kehilangan kesempatan mempertahankan peringkatnya (nomor dua dunia) bangkit dan balik mendikte permainan Federer. Setelah sempat bertarung ketat di awal, Djokovic akhirnya mampu merebut set kedua 6-3 dan memaksakan set ketiga untuk menentukan pemenang.
Pada set penentuan, Federer berhasil melakukan break untuk memimpin 3-1 dan menambahnya menjadi 4-1 pada game selanjutnya. Namun, tertinggal jauh ternyata tak membuat nyali Djokovic ciut. Juara Australia Open 2008 ini justru mampu kembali bangkit dan mengejar ketertinggalan hingga memasuki poin 4-4.
Namun, perjuangan keras Djokovic akhirnya harus sia-sia. Permainan sabar Federer yang menunggunya melakukan kesalahan ternyata jitu. Sebuah forehand yang menyangkut di net memaksa Djokovic angkat koper dari Toronto Masters.
“Malam ini (pagi WIB-red), saya main dengan seluruh kekuatan yang saya miliki. Saya bermain fantastis di set pertama, tapi di set kedua Novak mampu meningkatkan permainannya dan membuat jalannya pertandingan sangat kompetitif. Jadi, saya sangat bahagia bisa lolos ke final,” tutur FedEx usai laga seperti dikutip Eurosport, Minggu (15/8/2010).
Di babak final nanti, Federer yang mulai Senin besok akan resmi menempati peringkat dua dunia (menggeser Djokovic) akan menantang juara bertahan Andy Murray di babak final. Murray sendiri menggenggam tiket final usai menggulung petenis nomor satu dunia Rafael Nadal.
No comments:
Post a Comment