Ghana vs Australia - Tim Australia yang ulet tentu saja tidak bisa disepelekan mengingat Ghana hanya menang sekali melawan Socceroos dalam enam laga sebelumnya.
Pelatih berkebangsaan Serbia Rajevac telah memperingatkan tim untuk tidak cepat berpuas diri.
"Bagi Australia, ini kesempatan terakhir," katanya. "Mereka tim yang sangat kompetitif dan saya yakin mereka akan berjuang keras. Performa mereka saat melawan Jerman tidak memberikan gambaran yang sesungguhnya."
Rajevac sepertinya tidak akan mengganti susunan pemain meski ia mempertimbangkan untuk memberi kesempatan kapten Stephen Appiah bermain dalam tim yang terdiri atas pemain dari dua generasi.
Generasi 2001 berhasil mencapai final piala dunia junior sementara generasi barunya meraih trofi di bawah 20 tahun di Mesir pada 2009.
Sementara itu pelatih Australia Pim Verbeek harus berjuang untuk membangkitkan kembali semangat tim. Kemungkinan ia akan memasukkan Harry Kewell yang sudah pulih ke dalam tim untuk menggantikan Cahill.
Pelatih berkebangsaan Belanda tersebut kemungkinan juga akan memasukkan Mark Bresciano dan Josh Kennedy yang juga sudah pulih.
Kehebatan Kewell (31) diragukan jika ia tidak mampu bermain seefektif Cahill.
"Laga melawan Jerman belum ada apa-apanya. Masih ada dua pertandingan lagi dan apa pun bisa terjadi dalam Piala Dunia," katanya.
"Kami semua kecewa dengan hasil pertandingan tersebut. Namun masih ada dua pertandingan lagi dan kami harus mengubah keadaan."
Di bawah kepemimpinan kapten Lucas Neill, tim Socceroos yang solid dan hanya kemasukan empat gol dalam 14 laga kualifikasi sebelum akhirnya dipermalukan Jerman, diperkirakan akan bermain habis-habisan.
Namun itu saja tidak cukup untuk melawan Ghana, salah satu tim yang memiliki kekuatan menyerang luar biasa meski tanpa kehadiran Michael Essien yang harus keluar lapangan karena cedera lutut.
No comments:
Post a Comment